Singapore Airlines Pernah 'Anjlok' Sebelum Insiden Terbakar
Tak ada yang korban dalam penerbangan Singapura menuju Milan itu. Perjalanan dilanjutkan 2 jam setelah insiden itu.
Ternyata, terbakarnya mesin SIA itu bukanlah insiden pertama dalam minggu ini. SIA rute Singapura - Shanghai sempat tiba-tiba mengalami 'anjlok' 4.000 meter di ketinggian 39.000 kaki atau 11 km.
Insiden itu dikemukakan oleh perusahaan maskapai itu menyusul dengan investigasi pesawat berjenis Airbus A330-300. Saat itu, kapal terbang itu tengah membawa 182 penumpang dan 12 kru.
Pesawat Airbus penerbangan pada 23 Mei telah mengalami cuaca buruk di ketinggian 39.000 kaki (11,9km) sekitar 3,5 setelah terbang landas dari Bandara Changi Singapura.
"Kedua mesinnya mengalami 'kehilangan tenaga' tiba-tiba namun setelah pilot melakukan prosedur penormalan kembali, kedua mesin itu bisa bekerja kembali," kata pernyataan maskapai, Senin (27/6/2016).
"Penerbangan melanjutkan ke Shanghai dan berhasil mendarat tanpa insiden apapun pada pukul 22.56 waktu setempat," lanjut SIA.
SIA juga menambahkan mesin Airbus A330-300 dari Roll-Royce langsung diinspeksi secara keseluruhan setelah mendarat di Shanghai dan mendapati tak ada kejanggalan yang terdeteksi.
"Kami telah mempelajari insiden itu bersama pihak Roll-Royce dan Airbus," lanjut SIA.
Menurut Flightradar24, pesawat kehilangan kekuatan saat menghadapi badai di tengah Laut China Selatan.
Singapore Airlines adalah maskapai terbesar ketiga di Asia, kini memiliki 29 pesawat berjenis A330-300.
SIA juga memiliki 19 superjumbo A380-800. SIA melayani 119 tujuan penerbangan di 35 negara.
Moncong pesawat milik maskapai Singapore Airlines (SIA) mengalami insiden. Saat pesawat parkir dan akan ditarik ke hanggar Terminal 3 Bandar Udara Changi, terpeleset dan menyebabkan pesawat miring ke depan.
Pihak SIA mengatakan, pesawat di Gerbang A17 akan menjalani sistem cek landing gear sekitar 08:00 pada hari Minggu (11/10/2015) pagi. Pada saat kejadian, tidak ada penumpang atau awak di kapal, tapi seorang staf mesin sedang berada di pesawat.
SIA mengatakan Airbus A330-300 bernomor punggung 9V-STG, dan terakhir dioperasikan untuk penerbangan SQ835 yang tiba di Singapura dari Shanghai pukul 00:49. Pesawat itu berencana akan beroperasi pada penerbangan SQ890 Singapura- Hong Kong pada hari Minggu pagi.
Namun, menurut juru bicara SIA, pesawat lain telah digunakan untuk penerbangan itu karena SIA mengambil keputusan untuk mengecek pesawat nahas itu. Menurut jadwal penerbangan online, SQ890 dijadwalkan berangkat pada 7:35 pada hari Minggu pagi, tapi baru berangkat pukul 8:18 waktu setempat.
"Kami tidak memiliki rincian kerusakan pesawat pada saat ini. Penilaian akan dilakukan setelah pesawat diperiksa," kata SIA. "Singapore Airlines akan bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang dalam penyelidikan mereka."
Foto dikirim ke Channel NewsAsia pada hari Minggu menunjukkan hidung pesawat miring ke bawah di landasan Bandara Changi sebelah aerobridge, dan foto-foto itu menunjukkan bahwa badan depan pesawat robek.
Sumber: beritahangat-indo.blogspot.co.id
Berita Hangat: Singapore Airlines Pernah 'Anjlok' Sebelum Insiden Terbakar
4/
5
Oleh
judikaimut

